Selasa, 07 Februari 2017

Melihat Lebih Dekat Industri Tahu

Bangkit setelah Nyaris Bangkrut karena Kebakaran

 

TAHU menjadi makanan khas orang Indonesia. Di Bondowoso sendiri juga banyak penguasa yang bergelut di home industri tahu. Di Kta Kulon yang dekat dengan Kota Bondowoso juga ada. Bagaimana mereka bisa bertahan hingga puluhan tahun.

BEBERAPA pekerja industri tahu milik H Imam, 45, sore itu sibuk memasukkan potongan-potongan tahu mentah ke dalam baskom. Baskom-baskon berisi potongan tahu mentah itu selanjutnya dinaikkan di atas mobil pikap. Pikap milik Imam itu kemudian membawa tahu mentah menuju ke Pasar Wringan dan Pasar Besukim Situbondo.

Sosok Aktifis Perempuan Sri Wahyuningsih

Raih Anugerah Saparinah Sadli 2016 Karena Kegigihannya

 

TEPATNYA 24 Agustus lalu, Sri Wahyuningsih mendapatkan Anugerah Saparinah SAdli. Guru Pendidikan Kewarganegaraan di SMPN 1 Tamanan ini, menerima penghargaan karena konsistensinya dalam menyampaikan informasi kesehatan reproduksi dan pesan-pesan pencegahan perkawinan dini di Bondowoso
.
NAMA Sri Wahyuningsih mendadak terkenal dikanca aktifis perempuan di Indonesia. Sebab pekan lalu, dia khusus di undang ke ruang Rimbawan 1 Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Dalam kesempatan itu dia menerima Anugerah Saparinah Sadli.

Senin, 06 Februari 2017

Semangat Guru-guru SMKN 1 Tenggarang

Ketika Guru-guru Luran Seragam hingga Jemput Bola

 

SEKOLAH gratis tapi ada iuran tambahan mungkin masih sering terjadi. Tapi di SMPN 1 Tenggarang yang iuran bukan wali murid tapi para guru iuran untuk membelikan seragam sekolah gratir kepada murid barunya itu.

BANYAK orang mengira letak SMPN 1 Tenggarang berda tak jauh dengan Kecamatan Tanggerang dan kantor DPRD Bondowoso. Namun, SMP tersebut justru letaknya di Desa Lojajar letaknya lebih ke arah Pujer. "SMP 1 Tanggarang bukan di dekat kantor DPRD itu SMPN 2 Tenggarang. Tapi di Lojajar,arah ke pujer," ucap warga yang berada di dekat Kecamatan Tenggarang itu.

Video pendek Siswa SMKN 1 yang menjadi Juara se - Jatim

Angkat Topik 'Teroris itu Siapa?' dalam Durasi Lima Menit

 

KREATIF. Itulah kalimat yangpantas diselamatkan oleh kelima siswa ini. Video yang mereka buat mampu menjadi urutan di Jawa Timur. Mereka menjadi juara dalam ajang lomba video pendek 'Kita boleh beda' yang diselenggarakan Forum Koordinasi pencegahan Terorisme (FKPT).

SAAT hari peringatan Sumpah Pemuda Jumat (28/10) lalu, kelima siswa ini menjdi bintang di SMKN 1 Bondowoso. Tepatnya saat upacara, mereka dipanggil di depan ratusan siswa lainnya untuk menerima selamat. Secara simbolis, dewan guru memberitahukan bahwa kelima siswa itu yang baru saja berhasil menjadi juara dan mendapatkan hadiah Rp 5 juta

Sabtu, 04 Februari 2017

Rizky, Camat yang Suka Suasana Pegunungan

 Rawat Burung dan Buat Green House di Depan Rumah Dinas

IDAM Rizky adalah Camat Maesan. Sebagai camat, dia merespon positif gagasan Bondowoso Pertanian Organik (Botanik) dengan merubah halaman rumahnya menjadi Green House. Beragam jenis tanaman itu menjadi solusi ketahanan pangan ditengah-tengah harga kebutuhan pangan yang terus melonjak di musim hujan.(WAWAN DWI SISWANTO)


RUMAH Dinas (Rumdin) Camat Maesan itu berada bersebelahan dengan kantor kecamatan di jalan Jember-Bondowoso. Tampak dari depan, Rumdin tidak seperti rumah pada umumnya. Sebab teras rumahnya tertutupi dengan green hause sederhana.

Jika green house memakai kaca, tapi green house ala Rumdin Maesan ini dikelilingi waring atau kelambu hitam. Kerangkanya pun terbuat dari galvalum. Uniknya, di pintu masuknya ada tulisan selamat datang di rumah hijau kecamatan Maesan. "Baru-baru saja ini pakai galvalum, dulu kerangkanya pakai bambu. Karena ingin awt, akhirnya diganti galvalum," ujar Idam Rizky.

Ragam Cara Mahasiswa Bondowoso Memperingati Sumpah Pemuda

 Serukan Nasionalisme, Lomba Foto hingga Ajak Siswa Diskusi

 28 OKTOBER 1928 menjadi sumber bersejarah pemuda di Indonesia yang seterusnya diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Semagat mempersatukan bangsa lewat pemuda tersebut tetap hingga saat ini seperti.

LAPANGAN sekolah, instansi pemerintahan hingga Alun-alun RBA KI Ronggo kemarin diramaikan dengan upacara bendera memperingati sumpah pemuda. Usai upacara semangat  anak muda di hari sumpah pemuda tak hanya di situ saja.

Jumat, 03 Februari 2017

KPP 910 Kaprayah Wadah Jiwa Sosial Anak Muda Desa

 Gelar Baksos, Edukasi HIV Hingga Meminalisir Kenakalan Remaja

KPP 910 Kapraya adalah kelompok pemuda-pemudi dari Dusun Eka Praja, Desa Sumbersari, Maesan. Mereka tak sekedar kumpul-kumpul saja, tapi ada kontribusi ke masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan. Pada intinya tujuannya adalah membendung kenakalan remaja termasuk weks bebas, miras hingga narkoba.(WAWAN DWI SISWANTO)


PEMBANGUNAN saat ini berawal dari desa, arti membangun tak hanya berbicara infrastuktur saja, termasuk sumber daya manusia (SDM). Itulah yang tercermin dalam Kelompok Pemuda Pemudi (KPP) dari Dusun Eka Praja, Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan yang bergerak ke arah sosial.

Para Pemuda menyebutnya dengan nama KPP 910 Kapranya. Meski dari Desa mereka tak mau kalah dengan kegiatan sosial dari anak muda perkotaan. Ragam kegiatah yang dapat  menggugah partisipasi anak muda untuk lebih memperhatikan orang disekitarnya dilakukan.